Sabtu, 08 Januari 2011

Etika ekonomi dalam Memanfaatkan Faktor-faktor Produksi

Etika ekonomi dalam memanfaatkan faktor-faktor produksi adalah bagaimana cara kita memanfaatkan faktor-faktor produksi yang ada dengan sebaik-sebaiknya agar memberikan keuntungan yang maksimum, namun dengan tidak mengobankan atau merugikan kepentingan orang atau pihak lain yang jauh lebih banyak. Faktor-faktor produksi yang ada harus dikelola dengan baik. Misalnya, faktor produksi tanah, harus selalu dijaga kelestariannya dan disuburkan setiap saat. Air laut, sungai, dan danau harus dijaga kebersihannya agar seluruh ekosistem yang ada dapat terus berfungsi dengan baik. Ikan yang terus hidup dan air yang bersih dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Begitu pula dengan hutan, perpohonan di hutan tetap dijaga kelestariannya. Kita boleh saja melakukan ekploitasi { pemanfaatan } terhadap sumber daya alam, dengan syarat tidak merusak lingkungan dan merugikan orang lain. Selain pemanfaatan sumber daya alam, pemanfaatan juga berlaku bagi sumber daya manusia biasannya dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan berusaha semaksimal mungkin memanfaatkan kemampuan tenaga kerjanya demi tercapainya tujuan perusahaan. Tenaga kerja tidak bisa bekerja melampaui batas kemampuannya. Modal yang kita miliki juga harus diperlakukan secara efisien, melebihi kebutuhan [ perobosan ]. Kelebihan dana hasil pemenuhan kebutuhan sebaiknya ditabung dalam bentuk barang. Untuk modal dalam bentuk barang, diperhatikan penggunaannya agar selalu berfungsi dengan baik { tetap produktif } dan tahan lama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar